Setelah kita mengenal apa itu Thermal Overload, RCP Relay dan Phase Failure Relay, maka dapat diambil kesimpulan bahwa:
Coba perhatikan gambar berikut ini
Gambar diatas adalah gambar Rangkaian Pengendali hubung Star Delta yang pernah dibahas sebelumnya. Pada wiring diagram tersebut saya belum memasang sistem proteksi untuk motor, maka pada Rangkaian Utamanya saya pasang Thermal Overload pada masing-masing Kontaktornya K1, K2 dan K3 seperti pada gambar berikut
dan sesuai apa yang telah dibahas sebelumnya bahwa fungsi dasar dari peralatan proteksi ialah 'untuk memutuskan sistem pada rangkaian pengendali melalui fungsi NO da NC nya,' maka sebaiknya NC dari Thermal Overload di pasang pada input koil dari kontaktor masing masing. atau bisa juga pada input utama rangkaiannya. Maka didapat gambar seperti dibawah ini, dalam tegangan kerja rangkaian yang berbeda.
Catatan:
Penempatan NC dan NO dari peralatan peralatan proteksi bisa ditempatkan dimana saja asalkan bisa memutus sistem interlock dari sebuah rangkaian pengendali motor.
Hal yang sama bisa juga dilakukan pada NC dan NO dari RCP Relay, Phase Failure Relay, limit switch, TDR Time Delay Relay / Timer dan berbagai jenis Sensor sesuai dengan sistem kerja motor atau sistem sistem kelistrikan yang lain.
Dan untuk mengetahui foto gambar pengkabelan sistem proteksi kerja motor induksi ini, anda dapat melihatnya disini, terutama pada rangkaian pengendali hubung star deltanya.
__________________________
Sumber: electric-mechanic.blogspot.com
- Peralatan tersebut akan bekerja pada kondisi tertentu
- Peralatan tersebut terdapat kontak NO dan NC yang bisa digunakan pada sistem
Coba perhatikan gambar berikut ini
klik gambar untuk memperbesar
dan sesuai apa yang telah dibahas sebelumnya bahwa fungsi dasar dari peralatan proteksi ialah 'untuk memutuskan sistem pada rangkaian pengendali melalui fungsi NO da NC nya,' maka sebaiknya NC dari Thermal Overload di pasang pada input koil dari kontaktor masing masing. atau bisa juga pada input utama rangkaiannya. Maka didapat gambar seperti dibawah ini, dalam tegangan kerja rangkaian yang berbeda.
Catatan:
Penempatan NC dan NO dari peralatan peralatan proteksi bisa ditempatkan dimana saja asalkan bisa memutus sistem interlock dari sebuah rangkaian pengendali motor.
Hal yang sama bisa juga dilakukan pada NC dan NO dari RCP Relay, Phase Failure Relay, limit switch, TDR Time Delay Relay / Timer dan berbagai jenis Sensor sesuai dengan sistem kerja motor atau sistem sistem kelistrikan yang lain.
Dan untuk mengetahui foto gambar pengkabelan sistem proteksi kerja motor induksi ini, anda dapat melihatnya disini, terutama pada rangkaian pengendali hubung star deltanya.
__________________________
Sumber: electric-mechanic.blogspot.com
Baca juga dibawah ini,
Dasar
- Sensor Controller
- Rangkaian Lift Dua Lantai (Lift Barang)
- Membuat Panel AMF ATS (switch genset otomatis)
- Jenis Hubungan Pada Belitan Transformator Tiga Phasa
- Cara Membuat Sendiri Panel Kapasitor Bank Industri Menggunakan RVC ABB
- Urutan Daya Listrik di Indonesia
- Penyederhanaan Pemahaman Ladder Diagram Untuk Pemograman PLC
- Wiring Diagram Motor Bolak Balik (Forward Reverse Three Phase Motor)
- Foto Gambar Pengkoneksian / Penyambungan Rangkaian Kontaktor
- Digital Temperature Controller - Cooler/Heater Control
- Termokopel Sebagai Perangkat Sensor Suhu
- Wiring Diagram Otomatis Mesin Gulung II
- Wiring Diagram Otomatis Mesin Gulung
- Control Direct Online Starter atau DOL Starter
- Teori Dasar Listrik
- Pertanyaan Umum Teknik Listrik Industri
- Dasar Dasar Pneumatic
- Name Plate Motor 3 Phasa (umum)
- Wiring Diagram Star Delta / Bintang Segitiga
- Hubung Star Delta Motor Induksi 3 Fase
- Tungku Induksi
- InterLock Kontaktor / On Off Kontaktor
- Gambar Teknik Listrik 3
- Gambar Teknik Listrik 2
diagram
- Rangkaian Star Delta Auto Manual
- Membuat Panel AMF ATS (switch genset otomatis)
- Rangkaian Kontaktor Star Delta Manual
- Penyederhanaan Pemahaman Ladder Diagram Untuk Pemograman PLC
- Wiring Diagram Motor Bolak Balik (Forward Reverse Three Phase Motor)
- Foto Gambar Pengkoneksian / Penyambungan Rangkaian Kontaktor II
- Foto Gambar Pengkoneksian / Penyambungan Rangkaian Kontaktor
- Wiring Diagram Rangkaian Lampu Flip Flop Menggunakan TDR (Timer)
- Wiring Diagram Otomatis Mesin Gulung II
- Wiring Diagram Otomatis Mesin Gulung
- Control Direct Online Starter atau DOL Starter
- Wiring Diagram Star Delta / Bintang Segitiga
- Hubung Star Delta Motor Induksi 3 Fase
- InterLock Kontaktor / On Off Kontaktor
- Gambar Teknik Listrik 3
- Gambar Teknik Listrik 2
- Gambar Teknik Listrik 1
- Rangkain Pengendali & Rangkain Utama
Control
- Sensor Controller
- Rangkaian Lift Dua Lantai (Lift Barang)
- Rangkaian Star Delta Auto Manual
- Membuat Panel AMF ATS (switch genset otomatis)
- Rangkaian Kontaktor Star Delta Manual
- Penyederhanaan Pemahaman Ladder Diagram Untuk Pemograman PLC
- Wiring Diagram Motor Bolak Balik (Forward Reverse Three Phase Motor)
- Foto Gambar Pengkoneksian / Penyambungan Rangkaian Kontaktor II
- Foto Gambar Pengkoneksian / Penyambungan Rangkaian Kontaktor
- Digital Temperature Controller - Cooler/Heater Control
- Wiring Diagram Rangkaian Lampu Flip Flop Menggunakan TDR (Timer)
- Wiring Diagram Otomatis Mesin Gulung II
- Wiring Diagram Otomatis Mesin Gulung
- Prinsip Kerja Solenoid Valve Pneumatic
- Digital Counter Relay
- Proximity Switch (Sensor Jarak)
- Control Direct Online Starter atau DOL Starter
- RCP relay dan Phase Failure Relay
- Instalasi Power Factor Controller RVC from ABB
- Wiring Diagram Star Delta / Bintang Segitiga
- Hubung Star Delta Motor Induksi 3 Fase
- InterLock Kontaktor / On Off Kontaktor
- Rangkain Pengendali & Rangkain Utama
- Pemograman PLC