Rangkaian Kontaktor Star Delta Manual

Artikel ini cuma posting iseng dan hanya menulis ulang dari page saya di Elektro Mekanik dengan menambahkan beberapa gambar pelengkap dan penjelasannya. Sebelumnya klik disini untuk melihat wiring diagram Star Delta automatis dengan timer (TDR) untuk perbandingan.

Prinsip kerja rangkaian star delta manual ini, sama dengan prinsip kerja rangkaian Star Delta automatis dengan timer (TDR) yang umum ditemui,. termasuk perubahan kontak NO NC nya. Yang membedakan dari rangkaian Star Delta manual ini hanyalah pada penggunaan DOL (on off) relay yang menggantikan fungsi timer. Tentu saja sistem DOL relay ini menggunakan sebuah push botton untuk mengaktifkannya, dan tombol inilah yang nanti berfungsi untuk merubah rangkaian star ke delta. Klik disini untuk melihat sistem DOL (on off) sebuah rangkaian kontaktor.
 
Pada gambar yang ada di Page Elektro Mekanik (klik disini untuk melihat gambar dengan menggunakan relay 11 pin), Saya menggunakan Relay 11 pin agar bisa menggunakan 3 buah NO NC untuk mengamankan rangkaian kontaktor dari hubung singkat, ketika merubah dari hubung star ke delta. Namun disini saya memodifikasinya dengan menggunakan relay 8 pin serta menambahkan sebuah pilot lamp sebagai indikator bahwa rangkaian sudah terhubung delta.
 
Perhatikan gambar wiring diagramnya dibawah ini..

gambar wiring diagram star delta manual 8 pin
klik gambar untuk memperbesar

Cara Kerja Rangkaian

Ketika tombol 1 (ON Star) ditekan motor akan bekerja pada hubung STAR (K1 dan K2 menyala), setelah beberapa detik yang kita rasakan cukup untuk merubah ke hubung DELTA, maka kita diharuskan menekan tombol 2 (ON Delta), untuk merubah rangkaian menjadi hubung Delta (K1 dan K3 menyala, juga R1). Dan fungsi tombol Off disini adalah untuk mematikan kerja rangkaian.

Peralatan yang dibutuhkan:

1 pcs push botton off
2 pcs push button on
1 pcs relay 11 pin Omron MK3P-I 220V (R1) atau 8 pin MK2P-I
3 pcs kontaktor 220v (sesuaikan dengan motor) (K1, K2 dan K3)
2 pcs overload (sesuaikan dengan kontaktor)
1 pcs pilot lamp (green)
cable wire 1.5 mm secukupnya
Box Panel

Sebagai pelengkap saya lampirkan juga foto gambar penyambungan rangkaian star delta manual ini, agar anda bisa langsung mempraktekkannya.

foto gambar penyambungan rangkaian star delta manual
klik gambar untuk memperbesar

Demikian saja ulasan singkat tentang rangkaian kontaktor Star Delta manual ini. yang tentu saja memiliki kelemahan dan kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan yang automatis..

Klik disini untuk melihat rangkaian penggabungan antara rangkaian star delta manual dengan rangkaian star delta automatis. yang disebut Rangkaian Star Delta Auto Manual

Semoga bermanfaat... dan Selamat mencoba...


Sumber
_____________________________
 http://electric-mechanic.blogspot.com
Facebook

Baca juga dibawah ini, dan silahkan beri komentar untuk masukan..

14 komentar:

Rian Indra mengatakan...

bos bagaimana cara membagi cara kerja kontaktor untuk mesin press metal yang ada inching, single, sama continue. bisa kasih contoh wiring diagrammnya gak?

ĴāЂГīж घटोत्कच mengatakan...

trmkasih.. @Rian Indra ..bila yg dimaksud adalah mesin press metal yg telah jadi atau produk jadi, saya tdk bisa membrikn wiring diagramnya dikarenkan saya belum prnh menjumpai mesinnya secara langsung.

tapi apabila yg dimksud adalah memodifikasi dari mesin press metal standard umum sprti pada gmbr di link ini

http://www.imexbb.com/Images/11342250/power-pres.jpg

mngkin bisa saya memberi contoh wiring diagramnya.. bgmna..?

Chairul Anwar mengatakan...

Salam bravo boss.......

salut atas share knowledgenya..... Hanya sedikit yang membingungkan di artikel ini tentang

1. Koneksi pada terminal electromotornya... sepertinya jika mengacu pada artikel yg membahas ttg "name plat" dengan nama gambar ( pengkabelan motor 220V/380V) pada blog ini.setiap kumparan saat terhubung Delta akan menerima phasa yg sama (Incoming line L1- U1, L2-V1, L3-W1 dan out going line U2-L1, V2-L2, W2-L3). karena terminasi standart fabrikasi electromotor sudah disilang internal seperti artikel "name plat" yg telah dibahas.

2. Penggunaan 2 OVL pada hubung Delta, jika ditinjau secara rangkaian. kedua OVL tsb terangkai seri. mohon penjelasannya dari sisi effisiensi bgm? hehehe.. maklum harga OVL biasanya lebih tinggi dari harga kontaktornya.

terlepas dari itu semua saya sekali lagi saluuut utk anda. Semoga Ilmu yang anda miliki memberi keberkahan dan bermanfaat bagi kita semua

ĴāЂГīж घटोत्कच mengatakan...

terimakasih Chairul Anwar Salam bravo..

pada gambar terminal elektromotor diartikel ini dan artikel lain ttg foto gambar rangkaian kontaktor, saya selalu menggunakan acuan gambar ilustrasi umum motor 3 phasa. yakni U1=U2 V1=V2 W1=W2.

untuk foto nameplate pada artikel "Name Plate Motor 3 Phasa (umum)" di pembahasan "Volts : 220V/380V" itu adalah foto asli terminasi standart fabrikasi electromotor 220V/380V yang sudah disilang internal untuk bisa digunakan pada tegangan 220V atau 380V.

hal yang sama juga terdapat pada terminasi standart fabrikasi electromotor 380V yakni persilangan internal, hingga bisa memudahkan pemakai untuk memasangnya dengan urutan fasa yang sama.

memang dalam penulisan semua artikel diblog ini, saya mengalami kendala bagaimana menjelaskan dengan detail tentang terminasi motor, tetapi mengingat bahwa setiap orang yang mempunyai basic elektronic electric pasti bisa menggunakan multitester, maka saya menjelaskannya dengan menggunakan acuan gambar dasar ilustrasi umum gulungan motor 3 phasa. terimakasih koreksinya..

Dalam setiap gambar rangkaian star delta diblog ini, saya menggunakan OverLoad dimasing-masing hubungan. Walaupun secara efesiensitasnya penggunaan 2 overload tidak efisien dari segi biaya. Bahkan secara praktek real dilapangannya, saya juga lebih sering menggunakan 1 buah overload di jenis rangkaiaian star delta ini. Yakni pada output breaker ke kontaktor. Tetapi untuk lebih jelasnya bagi saya dan para pembaca, maka saya membuat disetiap gambar rangkaian jenis ini dengan 2 overload agar sistem proteksinya bisa lebih protektif dalam melindungi rangkaian dari gangguan arus lebih ketika Relay (manual) atau Timer (Automatis) mengalami kerusakan dalam merubah hubungan dari star ke delta.

Saya juga mengucapkan terimakasih untuk semua koreksinya, hingga semua yang membaca komentar dan penjelasan saya disini, bisa mengetahui alasan yang tidak sempat dijelaskan di semua artikel di blog Elektro Mekanik ini..

Aamiin ya robbal Aalamiin.. semoga bermanfaat...

herockz line mengatakan...

informasi sangaat bermanfaat apa lagi kalo ada videonya mataaap.. thanks.

herwanto sukoco mengatakan...

pak saya mau menyambung Omron 61f-g-ap dengan kontaktor S-N10 bagaimana ya pak soalnya saya sambung sekarang kalau air menyentuh elektroda yang paling atas(pendek) pompa on-off (bunyi cethek2, hidup mati2) terima kasih banyak pak boleh pakai gambar ya pak. saya mengharapkan jawabannya

Tomy Haqiqi Jeks mengatakan...

thanks gan, cukup membantu buat saya...

ahmad sutrisno mengatakan...

Apa siih perbedaan.y star sma delta. Apa putaran motor.y yg berbeda atau gmnh. .maklum orang otomotif

Lautan Biru mengatakan...

Sangat bermanfaat :)


Oiya gan.. ketika rangkaian d rubah ke reverse apakah kabel phase yg menuju ke kontaktor star delta dirubah jg atau bgmn?

Putra Dewa mengatakan...

Bos sy msh bingung ni,knp org bilang kalo konekan star itu ada kabel netralnya0dan kalo delta kq tidak ada.tlg d jlaskan bos

bacan mengatakan...

@ laut biru iya bener..tp klo motornya sering dibuat clockwise sama contra clockwise lebih baik dibuatkan rangkaian star delta lagi..

bacan mengatakan...

@ laut biru iya bener..tp klo motornya sering dibuat clockwise sama contra clockwise lebih baik dibuatkan rangkaian star delta lagi..

Akbar Gumilar mengatakan...

terimakasih banyak untuk artikelnya, sangat bermanfaat dan juga berguna bagi semuanya.

salam rajalistrik.com

Feri Irvani mengatakan...

Ada yg tau wearing diagram mesin press . Wiring inching,ssingle,continou.. bagi wiringnya ya.. thnks

Posting Komentar

 

Copyright © 2011 Elektro Mekanik | Design by Kenga Ads-template